Bina Marga Jakut Perluas PJU, 1.318 Titik di 2025

excitesubmit.org – Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara memperkuat layanan penerangan jalan umum sepanjang 2025.
Upaya ini diwujudkan melalui penambahan ribuan titik lampu di enam kecamatan.
Program tersebut bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan mobilitas warga.
Capaian realisasi bahkan melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Realisasi Program PJU Melebihi Target Tahunan

Sepanjang 2025, Bina Marga Jakarta Utara merealisasikan penambahan 1.318 titik PJU.
Jumlah tersebut melampaui target awal sebanyak 1.000 titik.
Dengan capaian itu, tingkat realisasi mencapai 131,8 persen.
Penambahan PJU tersebar merata di enam kecamatan Jakarta Utara.

Kepala Seksi Prasarana dan Sarana Utilitas Kota serta PJU, Untung Pitoyo, menyampaikan capaian tersebut.
Ia menyebut realisasi ini mencerminkan kerja lapangan yang konsisten.
Menurutnya, kebutuhan penerangan jalan terus meningkat seiring aktivitas warga.
Pemerintah daerah merespons kebutuhan itu melalui perencanaan berbasis laporan.

Kami telah merealisasikan penambahan 1.318 titik lampu PJU sepanjang 2025,” ujar Untung.
Pernyataan tersebut disampaikan di Jakarta pada Selasa.
Ia menegaskan bahwa target tahunan telah terlampaui signifikan.

Baca juga: “TNI bantu warga Aceh lewat pelayanan medis dan trauma healing”

Sinergi Pemerintah dan Warga Dorong Percepatan

Capaian penambahan PJU tidak terlepas dari partisipasi aktif masyarakat.
Warga berperan melaporkan lokasi gelap dan mengusulkan titik baru.
Laporan tersebut menjadi dasar verifikasi teknis oleh petugas lapangan.
Proses ini mempercepat penentuan lokasi prioritas pemasangan.

Menurut Untung, sinergi ini menjadi kunci keberhasilan program.
Pemerintah memfasilitasi, sementara warga memberi informasi aktual.
Kolaborasi ini membantu memastikan pemasangan tepat sasaran.
Dengan begitu, manfaat PJU dapat dirasakan lebih luas.

Capaian ini hasil sinergi pemerintah dan masyarakat,” kata Untung.
Ia menilai partisipasi publik sangat menentukan kualitas layanan.
Pola kerja kolaboratif ini akan dipertahankan pada tahun berikutnya.

Target Tambahan dan Penyesuaian Kebutuhan Wilayah

Pada tahun berjalan, Bina Marga Jakarta Utara juga menetapkan target lanjutan.
Target terbaru penambahan PJU mencapai 1.050 titik.
Penyesuaian dilakukan berdasarkan evaluasi kebutuhan wilayah.
Beberapa kawasan membutuhkan penerangan tambahan karena aktivitas malam meningkat.

Pertumbuhan permukiman dan pusat kegiatan turut memengaruhi kebutuhan PJU.
Wilayah dengan arus lalu lintas tinggi menjadi prioritas utama.
Selain itu, akses jalan lingkungan juga mendapat perhatian khusus.
Tujuannya adalah memastikan pemerataan penerangan hingga ke sudut wilayah.

Untung berharap penerangan yang memadai mendukung aktivitas harian warga.
Ia juga menekankan dampak positif terhadap rasa aman.
Lingkungan yang terang dinilai mampu menekan potensi gangguan keamanan.
PJU juga membantu pengendara melihat kondisi jalan lebih jelas.

Layanan Pelaporan dan Pemeliharaan PJU

Bina Marga Jakarta Utara memastikan pemeliharaan PJU berjalan berkelanjutan.
Petugas rutin memantau kondisi lampu di seluruh wilayah.
Lampu padam atau rusak segera ditangani setelah laporan diterima.
Sistem pelaporan disiapkan agar warga mudah menyampaikan keluhan.

Warga dapat melapor ke Posko PJU Kantor Wali Kota Jakarta Utara.
Laporan juga bisa disampaikan melalui nomor telepon resmi.
Nomor layanan tersebut adalah 021-4308871.
Saluran ini berfungsi sebagai respons cepat terhadap gangguan PJU.

Partisipasi warga sangat membantu menjaga kualitas pelayanan,” ucap Untung.
Ia mengajak masyarakat terus aktif melaporkan temuan di lapangan.
Pemerintah berkomitmen menindaklanjuti setiap laporan yang masuk.
Transparansi dan respons cepat menjadi prinsip layanan publik.

Dampak Jangka Panjang bagi Jakarta Utara

Penambahan PJU memberikan dampak jangka panjang bagi kota.
Penerangan yang baik meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Pejalan kaki dan pesepeda merasa lebih aman saat beraktivitas malam.
Selain itu, PJU mendukung efisiensi mobilitas perkotaan.

Dari sisi ekonomi, kawasan terang mendorong aktivitas usaha malam hari.
Pelaku UMKM di sekitar jalan lingkungan turut merasakan manfaatnya.
Lingkungan yang terang juga meningkatkan kualitas ruang publik.
Hal ini sejalan dengan visi kota yang aman dan inklusif.

Ke depan, Bina Marga Jakarta Utara berencana memperkuat pemanfaatan teknologi.
Penggunaan lampu hemat energi akan terus diperluas.
Sistem monitoring berbasis data juga akan dikembangkan.
Langkah ini bertujuan meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan layanan.

Komitmen Berkelanjutan Penerangan Kota

Program penambahan 1.318 titik PJU menegaskan komitmen pemerintah daerah.
Capaian melampaui target menunjukkan perencanaan dan eksekusi efektif.
Sinergi dengan masyarakat menjadi fondasi keberhasilan program.
Ke depan, penerangan jalan di Jakarta Utara diharapkan semakin merata.

Pemerintah daerah berkomitmen menjaga kualitas layanan PJU.
Warga diharapkan terus berpartisipasi melalui pelaporan aktif.
Dengan kolaborasi berkelanjutan, Jakarta Utara dapat semakin terang.
Upaya ini mendukung kota yang aman, nyaman, dan produktif bagi semua.

Baca juga: “Sudis BM Jakbar Perbaiki 4 Titik Jalan Berlubang di Jalan Latumeten”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *