Kolaborasi Amartha dan Ibu-Ibu Perkuat Ketahanan Pangan

excitesubmit.org – Perusahaan teknologi finansial Amartha menggandeng ibu-ibu se-Nusantara untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui program “Cerita Rasa”. Program ini berbentuk kompetisi memasak berbasis pangan lokal yang digelar secara nasional, dengan tujuan memperkuat peran UMKM dan merawat kuliner tradisional.

Chief Funding Officer Amartha, Julie Fauzia, menjelaskan bahwa program ini merupakan upaya strategis untuk mendorong ketahanan pangan melalui partisipasi ibu-ibu dalam mengolah bahan lokal.

“Program ini merupakan kompetisi memasak berbasis pangan lokal yang diselenggarakan Amartha secara nasional untuk meningkatkan ketahanan pangan,” ujar Julie dalam keterangan pers di Makassar, Sabtu.

Kompetisi Nasional Dimulai dari Sumatra Hingga Sulawesi

Kompetisi Cerita Rasa dimulai di beberapa wilayah, yakni Sumatra, Kalimantan, Bali, Sulawesi, dan Jawa. Lebih dari 1.000 ibu mitra binaan Amartha mengikuti ajang ini, menampilkan menu andalan berbasis pangan lokal dari dapur rumah tangga masing-masing.

Setiap pemenang regional nantinya akan mewakili provinsinya dalam kompetisi nasional yang akan digelar di Jakarta pada Februari 2026. Puncak kompetisi akan menjadi ajang pameran kuliner sekaligus menarik perhatian calon investor untuk mendukung UMKM lokal.

Baca juga: “OJK Sebut Pajak Kripto Sumbang Rp719,61 Miliar”

“Pemenang di tingkat regional akan mewakili provinsi mereka di kompetisi tingkat nasional,” tambah Julie.

Mengangkat Cerita dan Tradisi Kuliner Lokal

Kompetisi ini menyoroti 75 cerita rasa yang lahir dari tradisi keluarga dan dapat bertahan dalam pola konsumsi berkelanjutan. Julie menekankan peran ibu-ibu sebagai penjaga kuliner tradisional di tengah gempuran makanan cepat saji.

“Ibu-ibu memiliki peran kunci dalam mengolah hasil kuliner pangan lokal serta menjaga warisan kuliner generasi ke generasi,” jelasnya.

Di Sulawesi, misalnya, lima kelompok ibu mitra UMKM menampilkan masakan lokal lengkap dengan cerita dan tradisi yang melatarbelakangi menu mereka. Hal ini sekaligus menjadi media edukasi budaya kuliner kepada masyarakat luas.

Pemberdayaan Ekonomi Perempuan dan Konektivitas UMKM

Program Cerita Rasa tidak hanya soal kuliner, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan. Melalui kompetisi ini, UMKM akar rumput mendapatkan kesempatan bertemu calon investor, memperluas jaringan, dan mengakses dukungan finansial. Program ini juga membantu memperkuat ketahanan pangan lokal dan keberlanjutan budaya kuliner.

Dukungan Pemerintah dan Pemangku Kepentingan Lokal

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menyambut baik inisiatif Amartha. Ia menekankan pentingnya mendorong ibu-ibu di kota maupun pelosok untuk mengolah pangan sehat demi generasi yang lebih handal.

“Para ibu-ibu di kota dan pelosok harus terus didorong untuk mengolah bahan pangan yang sehat untuk dikonsumsi bersama keluarga, demi menciptakan generasi handal ke depan,” ujar Melinda.

Dengan keberhasilan kompetisi regional, Amartha menargetkan puncak nasional sebagai momentum untuk memperluas jangkauan program ke seluruh Indonesia. Langkah ini diharapkan semakin menguatkan ketahanan pangan nasional, sekaligus menjaga warisan kuliner lokal dan ekonomi UMKM.

Program Cerita Rasa membuktikan bahwa inovasi berbasis komunitas dan pemberdayaan perempuan dapat menjadi strategi efektif dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan serta menjaga keberlanjutan budaya kuliner.

Baca juga: “Amartha Salurkan 60% Pembiayaan UMKM di Luar Jawa”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *