excitesubmit.org – Belinda Bencic dan Stan Wawrinka memimpin Swiss menaklukkan Prancis pada fase grup United Cup di RAC Arena, Perth, Australia, Sabtu. Kemenangan ini memberi Swiss keunggulan awal 2-0 sebelum pertandingan lanjutan di fase grup.
Pada partai ganda campuran, Bencic yang berpasangan dengan Jakub Paul menundukkan Tiantsoa Rakotomanga Rajaonah dan Edouard Roger-Vasselin dengan skor meyakinkan. Pertandingan berjalan di bawah terik matahari Australia, menambah tantangan fisik bagi para pemain. “Pertandingan terakhir cukup sulit karena panas, tetapi kami berusaha bermain maksimal,” kata Bencic dikutip dari WTA.
Baca juga: “Borneo FC Rebut Posisi Teratas Usai Kalahkan PSM 2-1”
Bencic Dominan dalam Pertandingan Tunggal
Sebelumnya, Bencic kalah di gim pembuka melawan Leolia Jeanjean dari Prancis, namun kemudian mengambil alih kendali dan memenangkan pertandingan 6-2, 6-4 dalam waktu 1 jam 31 menit. Statistik menunjukkan Bencic memenangkan 23 dari 29 poin di dekat net, menegaskan dominasinya di setiap reli.
Servis menjadi senjata utama Bencic, dengan 78 persen poin servis pertamanya berhasil dimenangkan, membuat lawan sulit membangun tekanan. Keunggulan ini menempatkan Swiss di posisi 1-0 sebelum pertandingan tunggal putra dimulai.
Belinda Bencic menutup musim 2025 dengan gemilang. Setelah cuti melahirkan, ia meroket dari peringkat 421 dunia pada Januari ke posisi 11 pada akhir tahun, sekaligus meraih gelar WTA Comeback Player of the Year. “Tahun lalu berjalan lebih baik dari perkiraan. Sekarang saatnya fokus bekerja lebih keras,” ujarnya.
Wawrinka Pastikan Kemenangan Dramatis Swiss
Stan Wawrinka kemudian menambah kemenangan bagi Swiss setelah menaklukkan Arthur Rinderknech 5-7, 7-6 (5), 7-6 (5) dalam laga dramatis yang berlangsung tiga jam 18 menit. Wawrinka mengalami pertarungan sengit, terutama di set ketiga, sebelum memenangkan tie-break penentu.
“Kemenangan ini penting karena menghadapi lawan yang tangguh, dan saya sangat senang bisa membawa Swiss unggul 2-0,” kata Wawrinka. Petenis asal Swiss itu telah mengumumkan bahwa tahun 2026 akan menjadi musim terakhirnya di ATP Tour. Kemenangan ini sekaligus menjadi bukti kualitas dan pengalaman yang masih dimiliki Wawrinka di level profesional.
Kontribusi Tim dan Strategi Swiss
Keberhasilan Swiss tidak lepas dari persiapan dan strategi matang, termasuk pemanfaatan pemain cadangan yang efektif. Spesialisasi Bencic di dekat net dan konsistensi Wawrinka di baseline membuat Swiss unggul dalam dua pertandingan awal.
Kemenangan ini memberi Swiss peluang lebih besar untuk lolos ke fase selanjutnya di grup United Cup. Bencic dan Wawrinka diharapkan menjaga performa konsisten mereka untuk menghadapi lawan berikutnya.
Pandangan dan Dampak Kemenangan
Hasil ini menegaskan dominasi pemain top Swiss dalam kompetisi internasional. Kemenangan di United Cup juga menjadi momentum penting bagi Wawrinka menjelang musim terakhirnya, sekaligus memperkuat reputasi Bencic sebagai pemain kunci Swiss.
Selain itu, Swiss kini memiliki peluang strategis untuk menempatkan diri di posisi unggul klasemen grup, yang memberi mereka keunggulan menghadapi tim lain di fase knockout. Kombinasi pengalaman, strategi, dan fisik pemain menjadi kunci keberhasilan Swiss dalam pertandingan ini.
“Kami harus menjaga fokus dan terus meningkatkan performa, terutama menghadapi lawan-lawan tangguh di babak berikutnya,” kata pelatih Swiss. Hal ini menunjukkan kesiapan tim untuk memaksimalkan peluang di United Cup 2026.
Baca juga: “Elise Mertens Buka Jalan Belgia di United Cup 2026, China Tertinggal 0-1”




Leave a Reply