Harbolnas 12.12 Kembali Digelar: Sejarah dan Perannya bagi Ekonomi Digital
excitesubmit – Harbolnas 12.12 kembali menjadi momen penting bagi konsumen dan pelaku usaha di Indonesia. Hari Belanja Online Nasional ini, yang jatuh setiap 12 Desember, bukan sekadar pesta diskon, melainkan simbol transformasi ekonomi digital nasional. Pekerja Lion Parcel terlihat sibuk menyortir barang, menandakan lonjakan aktivitas logistik selama periode Harbolnas.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menargetkan total transaksi Harbolnas 2025 mencapai Rp 35 triliun. Target ini meningkat 12,2 persen dari capaian tahun lalu sebesar Rp 31,2 triliun. “Tahun lalu, lebih dari 30 persen produk yang terjual adalah buatan Indonesia. Tahun ini kami berharap persentase tersebut meningkat,” ujar Airlangga. dijadwalkan berlangsung dari 10 hingga 16 Desember 2025.
Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), Hilmi Adrianto, menekankan bahwa kini menjadi ajang kolaborasi strategis antara pemerintah, industri, dan pelaku usaha. Roadshow nasional dan bazar offline akan digelar untuk mempersiapkan UMKM agar mampu memanfaatkan momentum secara optimal. Langkah ini juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap produk lokal.
Baca Juga: “Wakapolda Metro Tegas Minta Ojol Tak Diperlakukan Diskriminatif“
Sejarah dimulai pada 2012 untuk memperkenalkan belanja daring. Awalnya diikuti beberapa e-commerce saja, jumlah peserta meningkat signifikan setiap tahun hingga mencapai 254 e-commerce pada 2017. Tren belanja daring pun meluas ke tanggal-tanggal cantik lainnya, namun puncaknya tetap pada 12.12.
Tips Belanja Hemat Saat Harbolnas 12.12
Momen Harbolnas kerap memicu belanja impulsif karena diskon besar-besaran. Agar tetap hemat, konsumen dapat menerapkan beberapa strategi:
- Tentukan anggaran belanja – Tetapkan bujet sesuai kebutuhan dan pastikan pengeluaran sebanding dengan nilai barang.
- Riset produk lebih dulu – Periksa kualitas, harga, dan reputasi penjual, bandingkan dengan toko fisik jika perlu.
- Pertimbangkan metode pembayaran – Gunakan debit, transfer, e-wallet, kartu kredit, atau paylater. Pastikan bisa melunasi tagihan tepat waktu.
Dengan strategi tepat, Harbolnas 12.12 tidak hanya menghadirkan peluang hemat bagi konsumen, tetapi juga mendorong pertumbuhan UMKM dan penggunaan produk lokal. Fenomena ini memperlihatkan bagaimana e-commerce berperan dalam memperkuat ekonomi digital Indonesia secara berkelanjutan.
Baca Juga: “Prabowo Harap Terobosan Gaza Usai Kunjungan Luar Negeri“




Leave a Reply